Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Determinan kesuksesan implementasi rekam medis elektronik rumah sakit

Abstract

Background: Electronic medical record is a medical record that is made using an electronic system that is intended for the implementation of medical records. Electronic medical records provide many benefits, convenience, speed, convenience in service and efficiency, but in the implementation of electronic medical record filling, the achievement of electronic medical record filling has not reached the target. This study aims to examine the effect of the benefits and convenience of electronic medical records, digital technology literacy, quality of hospital management information systems and work commitment of doctors on the successful implementation of electronic medical records.

Methods: The population in this study were all doctors at Surya Husadha Hospital Denpasar, Surya Husadha Nusa Dua Hospital and Surya Husadha Ubung Hospital which included general practitioners and specialist doctors with a total population of 149 doctors. In analyzing sample data and results, this study uses SEM (Structural Equation Modeling) and software to process SEM data using Smart PLS (Partial Least Square).

Results: The benefits and convenience of electronic medical records on Doctor's Work Commitment are not accepted, or their truth is not verified. Increasing the benefits and conveniences may not necessarily increase Doctors' Work Commitment, but the benefits and conveniences of electronic medical records have been verified to increase the success of implementing electronic medical records. Digital technology literacy and the quality of SIMRS (hospital management information system) regarding doctors' work commitments are accepted, or proven true. Increasing digital technology literacy and SIMRS quality can increase Doctors' Work Commitment, but are not accepted, or have not been verified in increasing the success of implementing electronic medical records.

Conclusion: Based on the description and results of the study, it can be concluded that the benefits and convenience of electronic medical records can directly increase the success of implementing electronic medical records without having to go through a doctor's work commitment, but digital technology literacy and the quality of SIMRS (hospital management information system) must go through a doctor's work commitment in order to increase the success of implementing electronic medical records.

 

Latar Belakang: Rekam medis elektronik adalah rekam medis yang dibuat dengan menggunakan sistem elektronik yang diperuntukkan bagi penyelenggaraan rekam medis. Rekam medis elektronik memberikan banyak manfaat, kemudahan, kecepatan, kenyamanan dalam pelayanan dan efisiensi, namun dalam pelaksanaan pengisian rekam medis elektronik, pencapaian pengisian rekam medis elektronik belum sesuai target. Dalam penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh manfaat dan kemudahan rekam medis elektronik, literasi teknologi digital, kualitas sistem informasi manajemen rumah sakit dan komitmen kerja dokter terhadap kesuksesan implementasi rekam medis elektronik.

Metode: Populasi pada penelitian ini adalah semua dokter di RSU Surya Husadha Denpasar, RS Surya Husadha Nusa Dua dan RS Surya Husadha Ubung yang meliputi dokter umum dan dokter spesialis dengan total jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 149 dokter. Dalam menganalisa data sampel dan hasilnya, penelitian ini menggunakan SEM (Structural Equation Modeling) dan Software untuk mengolah data SEM menggunakan Smart PLS (Partial Least Square).

Hasil: Manfaat dan kemudahan rekam medis elektronik terhadap Komitmen Kerja Dokter tidak diterima, atau tidak teruji kebenarannya. Peningkatan manfaat dan kemudahan  belum tentu dapat meningkatkan Komitmen Kerja Dokter, namun manfaat dan kemudahan rekam medis elektronik teruji kebenarannya untuk meningkatkan kesuksesan implementasi rekam medis elektronik. Literasi teknologi digital dan kualitas SIMRS (sistem informasi manajemen rumah sakit) terhadap komitmen kerja dokter diterima, atau teruji kebenarannya. Peningkatan literasi teknologi digital dan kualitas SIMRS dapat meningkatkan Komitmen Kerja Dokter, namun tidak diterima, atau tidak teruji kebenarannya dalam meningkatkan kesuksesan implementasi rekam medis elektronik.

Simpulan: Berdasarkan deskripsi dan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa manfaat dan kemudahan rekam medis elektronik secara langsung bisa meningkatkan kesuksesan implementasi rekam medis elektronik tanpa harus melalui komitmen kerja dokter, namun literasi teknologi digital dan kualitas SIMRS (sistem informasi manajemen rumah sakit) harus melalui komitmen kerja dokter dalam rangka meningkatkan kesuksesan implementasi rekam medis elektronik.

References

  1. Jamaluddin M. Klasifikasi Diagnosa Pasien Berdasarkan Rekam Medis Elektronik Menggunakan Text Mining Dan Support Vector Machine. repository.its.ac.id; 2021.
  2. Kadarina TM. Otomatisasi Perekaman Foto Intraoral Gigi untuk Rekam Medis Elektronik Menggunakan Internet of Things. J Teknol Elektro. 2020;11(1):56–63.
  3. Yulida R, Lazuardi L. Tantangan implementasi rekam medis elektronik berdasarkan dimensi sumber daya manusia di RSGM Prof. Soedomo Yogyakarta. Pros Disk Ilm. 2021;102–6.
  4. Amin M, Setyonugroho W, Hidayah N. Implementasi Rekam Medik Elektronik: Sebuah Studi Kualitatif. JATISI (Jurnal Tek Inform Dan Sist Informasi). 2021;8(1):430–42.
  5. Maryati Y. Evaluasi Penggunaan Electronic Medical Record Rawat Jalan Di Rumah Sakit Husada Dengan Technology Acceptance Model. J Manaj Inf Kesehat Indones. 2021;91(2):190.
  6. Rijatullah R, Suroso A, Rujito L. Pegaruh Persepsi Kemanfaatan dan Persepsi Kemudahan Penggunaan terhadap Sikap Penggunaan Resep Elektronik. J Ekon Bisnis, dan. 2020;22(2):217–31.
  7. Amanda I, Agushybana F, Sudiro S. Hubungan Implementasi Sistem Resep Elektronik Terhadap Kepuasan Pengguna. J Kesehat Vokasional. 2020;5(3):161–7.
  8. Faida EW, Ali A. Analisis Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik dengan Pendekatan DOQ-IT (Doctor’s Office Quality-Information Technology). J Manaj Inf Kesehat Indones. 2021;9(1):67.
  9. Nurhidayah R. Analisis faktor yang mempengaruhi kelengkapan pengisian Rekam Medik di Puskesmas Gayam. J Hosp Manag Serv. 2021;3(2):34–44.
  10. Salim NA, Hani URM, Wulandari DA. Evaluasi Pelaksanaan Elektronic Medical Record (EMR) di Rawat Jalan RSU Queen Latifa Yogyakarta. Infokes J Ilm Rekam Medis dan Inform. 2022;12(2):7–12.
  11. Putra AD, Dangnga MS, Majid M. Evaluasi Sistem Informasi manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Dengan Metode Hot Fit Di Rsud Andi Makkasau Kota Parepare. J Ilm Mns dan Kesehat. 2020;3(1):61–8.
  12. Latipah T, Solihah S, Setiatin S. Pengaruh Rekam Medis Elektronik Terhadap Peningkatan Efektivitas Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit X. Cerdika J Ilm Indones. 2021;1(10):1422–34.
  13. Setiatin SS, Susanto AS. Evaluasi Penerapan Rekam Medis Elektronik Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum X Bandung Tahun 2021. Cerdika J Ilm Indones. 2021;1(8):1045–56.
  14. Bilgener E, Bulut S. Evaluation of electronic prescriptions in Turkey: A community pharmacy perspective. Heal Policy Technol. 2021;10(1):52–9.
  15. Kurniawati EPF, Widayati A. Users’ Views Regarding Electronic Prescribing Implementation: A Qualitative Case Study in A Private Hospital of Magelang City, Indonesia. J Farm Sains dan Komunitas. 2022;19(1):23–8.
  16. Ilmi LR. EVALUASI KELENGKAPAN DAN KEAKURATAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI PUSKESMAS KULONPROGO. Semin Rekam Medis Dan Manaj Inf Kesehat. 2020;45–51.

How to Cite

Wirantaja, I. K. G., & Darma, G. S. . (2023). Determinan kesuksesan implementasi rekam medis elektronik rumah sakit. Medicina, 54(2), 66–72. https://doi.org/10.15562/medicina.v54i2.1234

HTML
531

Total
269

Share

Search Panel